Cassano: “Inter Tim yang Menakutkan, Chivu Layak Latih Klub Besar”

Inter Milan kembali menunjukkan kelasnya. Kemenangan penting atas Hellas Verona membuat Nerazzurri kini hanya terpaut satu poin dari Napoli di puncak klasemen Serie A 2025-26.

Meski begitu, mantan pemain timnas Italia Antonio Cassano menilai bahwa laga di Stadion Bentegodi tersebut memperlihatkan dua sisi dari Inter: ketangguhan mental dan sedikit keberuntungan.

Dalam program “Viva El Futbol”, Cassano memberikan analisis tajam tentang kekuatan Inter, performa Cristian Chivu, serta peta persaingan Scudetto musim ini.

Cassano: “Inter Tetap yang Terkuat, Tapi Napoli Masih Favorit”

Cassano mengakui bahwa perburuan gelar musim ini akan berjalan ketat, namun tetap menempatkan Inter sebagai tim paling kuat secara keseluruhan.

“Scudetto? Inter tetap yang terkuat. Lalu ada Napoli yang menjadi favorit karena mereka punya pelatih terbaik saat ini. Setelah itu, Roma mulai menunjukkan ciri khas Gasperini, dan Juventus, dengan Spalletti, kini juga akan jadi pesaing serius bagi dua tim teratas,” ujar Cassano, seperti dilansir dari FCInter1908.

Eks bintang Real Madrid dan Sampdoria itu juga menyoroti gaya bermain Inter yang semakin matang, serta karakter kuat yang dibangun Chivu sejak mengambil alih kursi pelatih.

Cassano: “Chivu Pelatih Jujur, Cerdas, dan Punya Nilai”

Meski belum lama melatih di Serie A, Cristian Chivu berhasil mencuri perhatian banyak pihak, termasuk Cassano yang terkenal kritis dalam menilai pelatih.

“Chivu itu pelatih yang loyal, jujur, dan punya nilai. Ia tidak pernah salah dalam analisis pertandingan. Saya sangat menikmati mendengarnya berbicara. Kalau kamu tidak menonton pertandingan tapi hanya mendengarkan Chivu, kamu tetap bisa menjelaskan jalannya laga dengan benar. Ia sangat kredibel,” kata Cassano dengan tegas.

Menurutnya, kemampuan Chivu dalam membaca situasi di lapangan dan menyampaikannya dengan jernih menunjukkan kualitas seorang pelatih besar.

Inter Menakutkan, Chivu Layak Tangani Klub Besar

Cassano juga menilai bahwa meski Verona tampil baik dan pantas mendapat hasil imbang, Inter tetap menunjukkan kekuatan tim besar, terutama dalam hal efisiensi dan mental juara.

“Kemarin Inter sebenarnya tidak pantas menang, Verona minimal pantas imbang. Tapi Inter memang menakutkan, kini hanya berjarak satu poin dari puncak. Chivu jelas pelatih untuk klub besar. Dari 30 pertandingan di Serie A, dia sudah menunjukkan gaya dan identitas permainan yang jelas. Dia pelatih super,” tambah Cassano.

Eks pemain yang pernah membela Inter itu menegaskan bahwa Chivu sudah membangun tim dengan karakter kuat, disiplin, dan gaya menyerang yang efektif.

Cassano Bandingkan Zielinski dengan De Bruyne

Menariknya, Cassano juga menyinggung Piotr Zielinski, gelandang Napoli yang menurutnya memiliki kualitas luar biasa, meski belum tampil konsisten.

“Zielinski di masa terbaiknya seperti De Bruyne versi sedikit lebih lemah. Ia bisa melakukan segalanya, mengoper, menembak, menciptakan peluang hanya saja permainannya masih naik-turun.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*