Pochesci: Peluang Scudetto Inter 70%, Kritik Selebrasi Italia

Pelatih Valmontone, Sandro Pochesci melontarkan pandangan menarik terkait persaingan Scudetto serta sikap pemain Timnas Italia usai kemenangan Bosnia atas Wales.

Ia juga menyoroti peluang Inter Milan dalam perebutan gelar Serie A musim ini.

Dalam wawancara bersama Radio Tutto Napoli, Pochesci menegaskan pentingnya menjaga sikap dan mentalitas, baik di level klub maupun tim nasional.

Kritik untuk Selebrasi Pemain Italia

Pochesci secara terbuka mengkritik selebrasi beberapa pemain Italia, termasuk Federico Dimarco, yang dinilai berlebihan setelah Bosnia mengalahkan Wales lewat adu penalti.

Menurutnya, tindakan tersebut bisa menjadi bumerang:

“Dalam sepak bola ada pepatah: jangan meludah ke atas, nanti jatuh ke diri sendiri. Selebrasi seperti itu mengganggu secara ‘takhayul’ dan justru memotivasi lawan,” ujar Pochesci.

Ia menambahkan bahwa momen seperti itu seharusnya dirayakan secara internal, bukan di ruang publik yang bisa dimanfaatkan lawan sebagai bahan motivasi.

“Pelatih lawan akan memakai video itu untuk membakar semangat timnya. Itu adalah penurunan gaya. Hal-hal seperti itu seharusnya dilakukan di ruang ganti. Dalam sepak bola, tidak ada yang bisa mengatakan hari ini saya pasti menang. Kita harus tetap rendah hati dan fokus,”

Laga Kontra Bosnia: Ujian Mental Italia

Menghadapi Bosnia dan Herzegovina di final play-off Piala Dunia, Pochesci menilai Italia akan menghadapi ujian mental yang berat.

Ia membandingkan laga ini dengan pertandingan penting sebelumnya melawan:

  • Makedonia Utara
  • Swedia

Menurutnya:

  • Tekanan besar bisa memengaruhi performa
  • Bermain tandang menambah kesulitan
  • Mentalitas menjadi faktor kunci

“Ini akan menjadi sebuah final besar, seperti saat melawan Makedonia atau Swedia. Kami tidak terbiasa dengan laga play-off seperti ini. Ini soal mental: bola terasa lebih berat. Jika melihat kualitas, kami lebih unggul, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kondisi mental kami saat memasukinya. Dibutuhkan keberanian dan permainan tanpa beban. Bermain tandang juga lebih sulit, bahkan karena detail seperti kondisi lapangan,”

Meski begitu, ia tetap optimistis Italia mampu lolos ke Piala Dunia jika bermain dengan keberanian dan fokus.

“Saya 100% yakin kami akan lolos ke Piala Dunia, tetapi kami harus membuktikannya,”

Tekanan dalam Perburuan Scudetto

Pochesci juga mengulas bagaimana tekanan dapat memengaruhi tim dalam perebutan gelar Serie A.

“Ketika rasa takut datang, lapangan terasa lebih besar dan gawang terasa lebih kecil,”

Ia mengingatkan bahwa keunggulan poin bukan jaminan juara, karena banyak tim besar pernah kehilangan gelar meski berada di posisi unggul.

Prediksi Scudetto: Inter Unggul Jauh

Dalam analisisnya, Pochesci memberikan persentase peluang juara untuk tiga tim utama:

  • Inter Milan – 70%
  • AC Milan – 20%
  • Napoli – 10%

Ia menilai Inter berada di posisi paling kuat, namun tetap harus waspada terhadap tekanan dan konsistensi performa.

“Saat ini saya melihat peluang Inter 70%, Milan 20%, dan Napoli 10%. Tapi semuanya bergantung pada Inter.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*