Laga leg pertama play-off Liga Champions 2025-26 antara Bodo/Glimt vs Inter Milan tidak hanya menyajikan duel taktik dan mentalitas.
Sorotan utama justru tertuju pada kondisi lapangan di Aspmyra Stadion, yang dilaporkan dalam kondisi memprihatinkan jelang kick-off pada Kamis (19/2/2026) pukul 03.00 WIB.
Pertandingan play-off ini sangat menentukan langkah Inter menuju babak 16 besar Liga Champions. Namun alih-alih fokus penuh pada strategi, kekhawatiran kini muncul dari faktor non-teknis: kualitas permukaan sintetis yang mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem.
Lapangan Sintetis Penuh Lipatan: Apa yang Terjadi?
Secara teori, lapangan sintetis dirancang untuk tahan terhadap cuaca buruk, termasuk salju tebal khas Norwegia. Namun realitas di Bodø berbeda.
Proses pembersihan salju menggunakan sekop dan alat berat justru memicu pergeseran “karpet” sintetis. Akibatnya, muncul lipatan-lipatan pada permukaan lapangan yang berpotensi mengganggu pantulan bola serta stabilitas pijakan pemain.
Situasi semakin rumit karena salju kembali turun sehari sebelum pertandingan. Artinya, kondisi lapangan berisiko memburuk pada malam laga.
Risiko Cedera dan Gangguan Teknis
Lapangan sintetis memang sudah memiliki karakter berbeda dibanding rumput alami:
- Pantulan bola lebih cepat dan tidak selalu konsisten
- Gesekan permukaan lebih tinggi
- Tekanan lebih besar pada pergelangan kaki dan lutut
Jika ditambah permukaan yang tidak rata akibat lipatan, risiko cedera otot, keseleo, hingga masalah ligamen bisa meningkat drastis.
Bagi Inter yang terbiasa bermain di rumput alami San Siro, adaptasi cepat menjadi kunci.
Rekam Jejak Tim Besar yang Tumbang di Bodø
Aspmyra bukan tempat yang ramah bagi tim-tim elite Eropa. Pada fase liga sebelumnya:
- Manchester City tumbang 3-1
- Tottenham Hotspur hanya mampu bermain imbang 2-2
Faktor cuaca dingin ekstrem, atmosfer stadion yang intim, serta karakter lapangan sintetis menjadi kombinasi mematikan bagi tim tamu.
Inter jelas tidak ingin masuk daftar korban berikutnya. Laga ini disebut sebagai “setengah jalan” menuju babak 16 besar. Leg kedua memang akan digelar di San Siro pekan depan, namun hasil buruk di Bodø bisa menyulitkan segalanya.

Leave a Reply