Inter Milan terus melaju bak maratoneta tanpa kehabisan napas. Kemenangan telak atas Sassuolo di pekan ke-24 Serie A 2025-26 kembali menegaskan dominasi Nerazzurri di Serie A, sekaligus membawa mereka menjauh hingga unggul delapan poin dari AC Milan di papan klasemen.
Mesin kemenangan Inter Milan belum menunjukkan tanda-tanda melambat, baik secara fisik maupun mental.
Tak Tersentuh Sejak Derby, Inter Terus Menggila
Sejak kekalahan di Derby della Madonnina pada 24 November lalu, Inter tampil nyaris sempurna. Tak ada lagi kekalahan, hanya rangkaian kemenangan dan satu hasil imbang kontra Napoli.
Seperti disorot La Gazzetta dello Sport, Inter Milan bukan hanya menang, tetapi menang dengan cara meyakinkan.
Kelelahan sama sekali tak terlihat. Otot para pemain tetap kuat, sementara mental juara membantu setiap individu menjaga konsistensi. Inter Milan terus memungut poin demi poin, tanpa meninggalkan apa pun di jalan menuju garis akhir musim.
Menariknya, meski sudah unggul jauh dan tampil dominan, Cristian Chivu tetap enggan menyebut kata scudetto. Fokus sang pelatih masih sama: satu laga ke laga berikutnya.
Raja Clean Sheet Eropa
Bukan hanya produktivitas gol yang jadi kekuatan Inter musim ini. Pertahanan mereka semakin tak tertembus. Inter kini tercatat sebagai tim dengan kemenangan clean sheet terbanyak di lima liga top Eropa: 13 laga Serie A tanpa kebobolan, setidaknya Dua lebih banyak dari tim mana pun di benua biru.
Fakta ini menegaskan satu hal: Inter bukan sekadar tim menyerang, tetapi juga unit defensif paling solid di Eropa saat ini.
Pertahanan Bisa Cetak Gol, Lini Depan Penuh Variasi
Di bawah arahan Chivu, lini belakang Inter tak hanya disiplin bertahan, tapi juga berkontribusi dalam mencetak gol. Laga kontra Sassuolo menjadi momen spesial bagi Akanji, yang mencetak gol perdananya bersama Inter, sementara Yann Bisseck kembali mencatatkan namanya di papan skor, gol keduanya dari 13 penampilan Serie A.
Sementara itu, di lini depan, Chivu menikmati kemewahan yang jarang dimiliki pelatih lain: rotasi penyerang tanpa menurunkan kualitas tim.
Rotasi berjalan mulus, tanpa mengorbankan ketajaman. Keempat penyerang mendapat pujian langsung dari sang pelatih, yang menilai mereka tampil dengan cinisme dan kedewasaan tinggi.
Siapa pun yang dimainkan, Inter tetap tajam. Siapa pun yang dicadangkan, tetap siap memberi dampak.
Chivu Tenang, Inter Milan Menakutkan
Wajah Cristian Chivu mencerminkan kepuasan yang tenang. Ia melihat keseimbangan sempurna di timnya: pertahanan baja di satu sisi, serangan cair dan fleksibel di sisi lain.
Kombinasi ini membuat Inter bukan hanya unggul secara teknis, tetapi juga menakutkan secara mental bagi para pesaing.

Leave a Reply