Kemenangan telak 5-0 Inter Milan atas Sassuolo kembali memantik pujian dari berbagai kalangan, termasuk dari sosok yang identik dengan rival sekota, AC Milan.
Massimo Ambrosini, mantan gelandang Rossoneri, tanpa ragu melontarkan pujian setinggi langit kepada Federico Dimarco, yang menurutnya kini layak disebut sebagai salah satu pemain paling menentukan di Eropa.
Berbicara di DAZN dalam program Fuoriclasse usai laga Juventus vs Lazio, Ambrosini menyoroti peran krusial Dimarco dalam permainan Inter Milan, terutama saat tim asuhan Cristian Chivu tampil dominan di Mapei Stadium.
Dimarco, Penentu di Level Tertinggi
“Dimarco mungkin yang paling menentukan, bahkan di Eropa,” ujar Ambrosini.
“Tidak banyak pemain yang mampu memberi dampak sebesar dia saat ini. Lihat saja bagaimana ia melakukannya lagi hari ini,”
Pernyataan itu bukan tanpa dasar. Dalam laga kontra Sassuolo, Dimarco kembali menjadi pusat permainan Inter dari sisi kiri, dengan menyumbang Tiga assist.
Kontribusinya bukan sekadar soal assist atau statistik, melainkan pengaruh nyata terhadap ritme, intensitas, dan arah serangan Nerazzurri.
Ketika Inter Milan kehilangan sosok penting seperti Hakan Calhanoglu dan Nicolò Barella, Dimarco justru tampil sebagai pembeda.
Inter Tetap Stabil Tanpa Pilar Utama
Ambrosini juga menyoroti kekuatan kolektif Inter Milan yang tetap terjaga meski kehilangan dua gelandang kunci. Menurutnya, kontinuitas permainan Inter menjadi bukti kedewasaan skuad musim ini.
“Tanpa Calhanoglu dan Barella, Inter tetap menemukan kontinuitas,” lanjut Ambrosini.
Sebuah pengakuan penting yang menegaskan bahwa Inter tak lagi bergantung pada satu atau dua pemain saja, melainkan telah membangun struktur tim yang solid dan fleksibel.

Leave a Reply