Inter Milan resmi melepas salah satu talenta mudanya, Thiago Romano ke klub Liga Yunani, OFI Crete.
Kepastian transfer ini menjadi langkah penting dalam perjalanan karier Romano, yang kini siap mencari menit bermain reguler di level profesional bersama klub barunya.
Thiago Romano Tinggalkan Inter Milan Secara Resmi
Thiago Romano sebelumnya telah berpamitan kepada publik Inter Milan. Ia menyebut masa baktinya di klub asal Kota Mode sebagai fase “penting” dalam proses perkembangan kariernya.
Kini, kepindahannya telah diformalkan. Romano resmi kembali ke Yunani untuk melanjutkan kariernya di kompetisi Greek Super League, setelah menyepakati kontrak jangka panjang bersama OFI Crete.
Kesepakatan ini menunjukkan keseriusan OFI dalam mengembangkan potensi sang pemain muda.
Kontrak Jangka Panjang Hingga 2029
Dalam pengumuman resmi klub, OFI Crete mengonfirmasi bahwa Thiago Romano menandatangani kontrak hingga 30 Juni 2029.
Durasi kontrak yang panjang ini menjadi bukti kepercayaan manajemen OFI terhadap kemampuan dan prospek sang winger. Klub berharap Romano bisa berkembang menjadi aset penting dalam beberapa musim ke depan.
Dengan usia yang masih muda, Romano memiliki waktu yang cukup untuk mematangkan permainannya di level senior.
Jejak Inter Milan di OFI Crete
Menariknya, Thiago Romano bukanlah pemain pertama yang memiliki koneksi dengan Inter Milan dan berlabuh di OFI Crete.
Pada musim panas 2024 lalu, klub Yunani tersebut juga mendatangkan mantan striker Inter, Eddie Salcedo. Hal ini memperlihatkan adanya hubungan yang semakin erat antara kedua klub dalam beberapa tahun terakhir.
Kerja sama tidak langsung ini membuka peluang bagi talenta muda Inter untuk mendapatkan panggung di kompetisi Eropa lainnya.
Peluang Bermain Reguler dan Pengembangan Karier
Bagi Romano, kepindahan ke OFI Crete menjadi kesempatan emas untuk mendapatkan jam terbang reguler di level profesional.
Selama berada di Inter Milan, ia berkembang melalui sistem akademi dan tim muda. Namun, persaingan ketat di skuad utama membuat peluangnya menembus tim senior sangat terbatas.
Bermain di Liga Yunani diyakini bisa memberikan:
- Waktu bermain lebih konsisten
- Pengalaman kompetisi level senior
- Adaptasi terhadap tekanan pertandingan profesional
- Kesempatan membangun reputasi di Eropa
Lingkungan baru ini diharapkan mampu mempercepat perkembangan teknis dan mental Romano.
Langkah Realistis Demi Masa Depan Cerah
Melihat kondisi skuad utama Inter Milan yang dipenuhi pemain bintang, peluang Romano untuk tampil secara reguler memang terbilang kecil.
Karena itu, hijrah ke OFI Crete dinilai sebagai langkah realistis dan strategis. Daripada terus berada di tim junior, Romano kini bisa mengasah kemampuannya di level tertinggi sepak bola Yunani.
Jika mampu tampil konsisten, bukan tidak mungkin ia akan menarik perhatian klub-klub yang lebih besar di masa depan.

Leave a Reply