Keinan Davis: “Scudetto Milik Inter, Lautaro Terbaik, Akanji Bek Paling Tangguh”

Keinan Davis semakin mencuri perhatian di Serie A bersama Udinese. Penyerang asal Inggris itu tampil impresif musim ini dengan torehan 7 gol dan 3 assist dari 22 penampilan, sekaligus mencatatkan rekor pribadi terbaiknya sejauh ini.

Dalam wawancara bersama La Gazzetta dello Sport, Davis membagikan pandangannya tentang perburuan gelar, performa pribadinya, hingga penilaian terhadap para bintang top Eropa dan Italia.

Target Dua Digit Gol: “Saya Nyaman dan Didukung Tim”

Davis mengaku sangat percaya diri menghadapi sisa musim. Ia menargetkan bisa menembus dua digit gol di Serie A.

“Target saya adalah mencapai dua digit. Saya merasa sangat nyaman. Hal terindah adalah dukungan penuh dari tim,” ujar Davis.

Kepercayaan dari rekan setim dan staf pelatih menjadi faktor utama di balik konsistensi sang striker, yang kini menjadi salah satu tumpuan lini depan Udinese.

Arsenal Favorit Juara Premier League

Ketika ditanya soal perburuan gelar Premier League, Davis tanpa ragu menyebut Arsenal sebagai kandidat terkuat.

“Arsenal, tentu saja. Mereka tim terbaik di dunia. Pergerakan mereka sangat sinkron, saling bertukar posisi dengan sempurna. Kuncinya ada pada dua bek: Gabriel dan Saliba, mereka terlalu kuat,” katanya.

Meski begitu, Davis tetap mengaku memiliki ikatan emosional dengan Aston Villa, klub tempat ia tumbuh dan berkembang.

“Namun bagaimanapun, saya tetap merasa terikat dengan Aston Villa, klub tempat saya tumbuh dan paling lama bermain,”

Serie A: “Scudetto Milik Inter”

Untuk kompetisi Italia, Davis menilai Inter Milan sebagai tim terbaik musim ini.

“Favorit Scudetto? Inter yang terbaik,” tegasnya.

Penilaian ini memperkuat citra Inter sebagai kandidat utama peraih Scudetto, berkat konsistensi permainan, kedalaman skuad, dan stabilitas taktik.

Lautaro Martinez: Striker Terbaik Serie A

Dalam pandangan Davis, tidak ada yang menandingi kualitas Lautaro Martinez di lini depan.

“Lautaro, tanpa ragu. Dia yang terbaik. Tapi saya merasa diri saya juga masuk tiga besar,” ujarnya percaya diri.

Pujian ini menunjukkan betapa besar respek Davis terhadap kapten Inter tersebut, yang terus menjadi mesin gol Nerazzurri.

Akanji, Bek Paling Tangguh dan Paling Menyebalkan di Serie A

Selain Lautaro, Davis juga menyoroti satu nama di lini pertahanan.

“Akanji, absolut. Dia yang paling kuat dan menyulitkan,” katanya.

Ia juga menyebut para bek Roma sebagai lawan yang sangat keras dan sulit ditembus, menegaskan ketatnya persaingan di Serie A.

Kenangan Manis di San Siro dan Kemenangan Besar Udinese

Davis juga mengenang momen spesial saat mencetak gol di San Siro dan mengalahkan Inter.

“Itu kenangan yang akan saya simpan selamanya,” ungkapnya.

Namun, kemenangan paling berkesan baginya adalah saat Udinese menumbangkan Napoli lewat gol penentu Ekkelenkamp, pemain yang menurutnya pantas bermain di Premier League.

“Tapi kemenangan terbaik melawan tim-tim besar adalah melawan Napoli. Dengan gol penentu dari Ekkelenkamp, ​​​​seseorang yang akan hebat di Liga Primer.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*