Lautaro Martinez kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu ikon dalam sejarah Inter Milan.
Dalam waktu “hanya” Tujuh setengah tahun, striker asal Argentina itu sukses mengukir namanya sebagai legenda baru Nerazzurri.
Tak hanya menjadi mesin gol andalan, Lautaro kini juga menjadi simbol kepemimpinan dan ambisi besar Nerazzurri di berbagai kompetisi.
Berdasarkan laporan La Gazzetta dello Sport, pencapaian luar biasa Lautaro belum berhenti.
Ia semakin dekat dengan podium teratas daftar pencetak gol sepanjang masa Inter Milan, sekaligus membawa klub menuju target kolektif yang jauh lebih penting: gelar juara Serie A.
Melewati Para Legenda, Lautaro Terus Mendaki Sejarah
Perjalanan Lautaro Martinez bersama Inter Milan benar-benar impresif. Sejak bergabung pada 2018, ia berkembang dari talenta muda menjadi ujung tombak utama tim.
Dalam beberapa musim terakhir, Lautaro berhasil melampaui nama-nama besar seperti:
- Benito Lorenzi
- Istvan Nyers
- Luigi Cevenini III
- Sandro Mazzola
Kini, Lautaro resmi menempati posisi keempat dalam daftar top skor sepanjang masa Inter Milan. Ia hanya terpaut Satu gol dari Roberto Boninsegna, yang berada di peringkat ketiga.
Pencapaian ini membuktikan konsistensi luar biasa sang penyerang, yang selalu tampil tajam di level domestik maupun Eropa.
Hanya 7,5 Tahun untuk Menjadi Legenda Nerazzurri
Menurut Gazzetta, Lautaro membutuhkan waktu relatif singkat untuk menembus jajaran legenda klub.
“Hanya tujuh setengah tahun bagi Lautaro untuk menjadi legenda, namun perjalanannya masih jauh dari kata selesai.”
Pernyataan ini menggambarkan betapa cepatnya perkembangan Lautaro. Dalam waktu singkat, ia tidak hanya mencetak ratusan kontribusi gol, tetapi juga menjadi wajah baru Inter di era modern.
Di usia emasnya, peluang untuk menambah rekor dan trofi masih terbuka lebar.
Ambisi Pribadi yang Berpadu dengan Target Tim
Meski terus memburu rekor individu, Lautaro tidak pernah menempatkan kepentingan pribadi di atas tim. Di ruang ganti Appiano Gentile, prioritas utama tetap jelas: Scudetto adalah segalanya.
Gelar Serie A menjadi target nomor satu Inter musim ini. Dalam konteks tersebut, Lautaro bukan sekadar top skor, tetapi juga “penjamin” filosofi klub.
Sebagai kapten, ia menjadi contoh profesionalisme, kerja keras, dan loyalitas terhadap proyek yang dibangun oleh staf dan manajemen.
Daftar Pencetak Pencetak Gol Terbanyak Dalam Sejarah Inter (Top 5)
- Giuseppe Meazza: 284 Gol dari 408 pertandingan (0,7 gol per laga)
- Alessandro Altobelli: 209 Gol dari 466 pertandingan (0,45 gol per laga)
- Roberto Boninsegna: 171 Gol dari 287 pertandingan (0.6 gol per laga)
- Lautaro Martinez: 170 Gol dari 366 pertandingan (0,46 gol per laga)
- Sandro Mazzola: 161 Gol dari 565 pertandingan (0,28 gol per laga)

Leave a Reply