Zanetti Peringatkan Inter: Jangan Remehkan Bodø/Glimt, Fokus Jadi Kunci di Play-Off Liga Champions

Wakil Presiden Inter Milan, Javier Zanetti, memberikan peringatan tegas kepada timnya jelang laga play-off Liga Champions 2025/26 melawan Bodø/Glimt.

Legenda hidup Nerazzurri itu menegaskan bahwa tim asal Norwegia bukan lawan yang bisa dianggap enteng, terutama dengan kondisi cuaca ekstrem dan lapangan sintetis yang akan menjadi tantangan tersendiri.

Pernyataan Zanetti disampaikan usai undian resmi UEFA yang mempertemukan Inter Milan dengan Bodø/Glimt dalam duel dua leg menuju babak 16 besar.

Hasil Undian Peremukan Inter dengan Bodø/Glimt

Inter Milan dipastikan akan menghadapi Bodø/Glimt di babak play-off Liga Champions musim 2025/26. Dalam undian tersebut, Nerazzurri sebelumnya berpotensi bertemu Benfica, namun akhirnya harus berhadapan dengan wakil Skandinavia yang tengah naik daun.

Meski secara nama Inter lebih diunggulkan, Zanetti menilai pertandingan ini tetap sarat risiko dan membutuhkan persiapan maksimal.

Zanetti: Cuaca Dingin dan Konsentrasi Jadi Tantangan Utama

Dalam wawancaranya, Javier Zanetti menyoroti faktor non-teknis yang bisa sangat memengaruhi jalannya pertandingan.

Menurutnya, suhu ekstrem di Norwegia akan menjadi ujian fisik dan mental bagi para pemain Inter.

“Kami perlu mempersiapkan diri dengan baik. Kami sudah melihat suhu di sana dan akan sangat dingin. Kami harus sangat berhati-hati,” ujar Zanetti.

Cuaca dingin berpotensi menurunkan performa pemain yang tidak terbiasa bermain di kondisi ekstrem. Oleh karena itu, adaptasi menjadi bagian penting dari strategi Inter.

Rekam Jejak Bodø/Glimt Jadi Alarm Bahaya

Zanetti juga mengingatkan bahwa Bodø/Glimt memiliki rekam jejak mengejutkan di Eropa. Salah satu bukti nyata adalah kemenangan mereka atas Atletico Madrid di laga tandang.

Hasil tersebut menunjukkan bahwa klub Norwegia ini memiliki:

  • Mental tanding tinggi
  • Keberanian bermain menyerang
  • Disiplin taktik yang kuat
  • Kecepatan dalam transisi

Faktor-faktor ini membuat mereka berpotensi merepotkan Inter jika Nerazzurri lengah.

“Mereka mengalahkan Atlético di kandang lawan, jadi kami perlu tetap fokus dan mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin,”

Lapangan Sintetis, Ujian Teknis bagi Inter

Selain cuaca, kondisi lapangan juga menjadi perhatian utama Zanetti. Stadion Bodø/Glimt menggunakan rumput sintetis, yang sangat berbeda dengan lapangan rumput alami di Serie A.

Zanetti menegaskan bahwa bermain di permukaan seperti itu tidaklah mudah.

“Lapangan sintetis tidak boleh diremehkan dan dapat menghadirkan tantangan tersendiri: kami harus sangat fokus. Bermain di permukaan seperti itu tidak mudah, dan kami harus siap,”

Target Inter: Kompetitif di Liga dan Liga Champions

Zanetti juga menegaskan ambisi besar Inter di musim ini. Meski sempat kehilangan poin penting saat menghadapi Liverpool di fase sebelumnya, Inter tetap optimistis menatap fase gugur.

“Kami ingin tampil baik di Liga Champions. Tim ini menunjukkan kekuatannya, dan kami ingin tetap kompetitif di semua kompetisi,” tambah Zanetti.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa Inter tidak ingin hanya fokus di Serie A, tetapi juga serius memburu prestasi Eropa.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*