Inter Belum Terima Tawaran Nyata untuk Frattesi, Harga €35 Juta Jadi Penghalang

Masa depan Davide Frattesi di Inter Milan semakin diselimuti tanda tanya. Meski banyak klub menunjukkan ketertarikan, hingga saat ini manajemen Nerazzurri belum menerima tawaran konkret untuk gelandang timnas Italia tersebut.

Menurut laporan Corriere dello Sport yang dikutip FCInter1908, Inter Milan mematok harga €35 juta bagi Frattesi. Nilai tersebut menjadi faktor utama yang membuat negosiasi belum berkembang secara signifikan.

Dengan minimnya menit bermain musim ini, peluang Frattesi hengkang pada bursa transfer musim dingin semakin terbuka.

Frattesi Tersisih di Era Cristian Chivu

Sejak ditangani Cristian Chivu, peran Davide Frattesi di Inter Milan mengalami penurunan drastis. Gelandang berusia 26 tahun itu lebih sering menghuni bangku cadangan.

Sepanjang musim ini, Frattesi baru mencatatkan:

  • 18 penampilan di semua kompetisi
  • Hanya 1 kali menjadi starter di Serie A
  • Lebih sering masuk sebagai pemain pengganti

Kondisi ini membuatnya sulit menunjukkan performa terbaik secara konsisten.

Tak heran jika manajemen mulai mempertimbangkan opsi penjualan demi memberi ruang bagi pemain lain.

Harga €35 Juta Jadi Batu Sandungan

Inter Milan tetap memandang Frattesi sebagai aset bernilai tinggi. Meski jarang dimainkan, klub tidak ingin melepasnya dengan harga murah.

Bandrol €35 juta dianggap mencerminkan:

  • Usia yang masih produktif
  • Pengalaman di Serie A
  • Status sebagai pemain timnas Italia
  • Potensi berkembang lebih jauh

Namun, di sisi lain, harga tersebut juga membuat banyak peminat berpikir ulang.

Roma, Juventus, Napoli, hingga Klub Inggris Mengintai

Minimnya peran di Inter tidak membuat Frattesi kehilangan peminat. Sejumlah klub top Serie A dikabarkan siap menampungnya, di antaranya:

  • AS Roma
  • Juventus
  • Napoli

Ketiganya menilai Frattesi sebagai gelandang modern yang cocok untuk berbagai sistem permainan.

Tak hanya dari Italia, beberapa klub Premier League yang sedang berjuang keluar dari papan bawah juga disebut ikut memantau situasinya.

Ketertarikan ini menunjukkan bahwa reputasi Frattesi di Eropa masih cukup tinggi.

Meski banyak rumor beredar, hingga kini belum ada tawaran resmi yang masuk ke meja Inter. Situasi ini membuat masa depan Frattesi masih menggantung.

Beberapa faktor yang memengaruhi lambannya proses transfer:

  • Harga transfer terlalu tinggi
  • Statusnya bukan pemain inti
  • Risiko adaptasi di klub baru
  • Keterbatasan dana klub peminat

Apakah Inter akan menurunkan harga di hari-hari terakhir bursa transfer masih menjadi tanda tanya besar.

Dilema Inter: Jual Sekarang atau Pertahankan?

Bagi Inter Milan, keputusan soal Frattesi bukan perkara mudah. Melepasnya berarti kehilangan opsi rotasi di lini tengah, tetapi mempertahankannya juga berisiko membuat pemain tidak berkembang.

Jika tetap bertahan, Chivu harus:

  • Memberi menit bermain lebih banyak
  • Mengembalikan kepercayaan diri Frattesi
  • Memaksimalkan potensinya

Sebaliknya, jika dijual, dana segar bisa digunakan untuk memperkuat sektor lain.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*