Inter Milan mulai bersiap menghadapi perubahan besar di sektor penjaga gawang.
Musim 2025/26 diyakini akan menjadi musim terakhir Yann Sommer bersama Nerazzurri, menyusul performa sang kiper yang dinilai menurun sepanjang musim ini.
Kekalahan 1-3 dari Arsenal di Liga Champions menjadi titik konfirmasi bahwa Inter Milan harus segera mencari pengganti.
Performa Sommer Kian Menurun di Usia 37 Tahun
Penampilan Yann Sommer saat Inter menghadapi Arsenal kembali memunculkan tanda tanya besar.
Kiper asal Swiss itu terlihat kesulitan mengantisipasi situasi bola mati dan gagal bereaksi optimal pada beberapa momen krusial.
Usia 37 tahun perlahan mulai berdampak pada refleks dan mobilitasnya, meski profesionalisme Sommer di pusat latihan Appiano Gentile tak pernah diragukan.
Ironisnya, Sommer adalah sosok yang sebelumnya mencatatkan penyelamatan ikonik, termasuk aksi heroik yang menggagalkan peluang emas Lamine Yamal musim lalu.
Namun, musim ini konsistensi tersebut mulai memudar. Sejumlah gol yang masuk dinilai bisa dicegah, termasuk tembakan yang relatif mudah dari Gyökeres dan tekanan bertubi-tubi dari sepak pojok lawan.
Inter Tidak Akan Bergerak di Januari, Fokus ke Bursa Musim Panas
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Inter tidak akan melakukan pergantian kiper dalam waktu dekat. Manajemen klub memilih menunggu hingga bursa transfer musim panas untuk melakukan koreksi besar.
Hingga saat itu, peran Sommer masih dibutuhkan, dengan dukungan dari kiper pelapis Josep “Pepo” Martinez.
Josep Martinez sendiri baru pulih dari cedera dan masih membutuhkan pemulihan menyusul kasus hukum yang membayangi.
Meski begitu, ia diproyeksikan mendapat menit bermain lebih banyak demi mengurangi beban Sommer di sisa musim.
Bukan Emiliano Martinez, Vicario Jadi Target Nomor Satu
Nama Emiliano “Dibu” Martinez memang masuk dalam radar Inter sebagai opsi berpengalaman. Namun, kiper Aston Villa itu bukan target utama. Fokus Nerazzurri justru mengarah pada sosok yang lebih muda, konsisten, dan sudah teruji di Premier League: Guglielmo Vicario.
Kiper Tottenham Hotspur tersebut dinilai cocok dengan kebutuhan Inter, baik dari segi kualitas distribusi bola, refleks, maupun usia yang masih ideal untuk proyek jangka menengah-panjang.
Vicario dianggap sebagai profil yang mampu membawa stabilitas di bawah mistar sekaligus meningkatkan level permainan Inter di laga-laga besar Eropa.
Arsenal Jadi Alarm Keras untuk Inter
Kekalahan dari Arsenal tak hanya memperlihatkan masalah di sisi kanan pertahanan, tetapi juga menegaskan bahwa Inter masih kekurangan sesuatu untuk bersaing di level tertinggi Liga Champions.
Posisi penjaga gawang kini menjadi salah satu prioritas utama, sejajar dengan pembenahan sektor bek kanan.
Dengan Sommer mendekati akhir kariernya di San Siro, keputusan Inter di bursa transfer mendatang akan sangat menentukan arah masa depan klub.
Apakah Vicario mampu menjadi wajah baru di bawah mistar Nerazzurri, atau Inter memilih pengalaman ala Dibu Martinez, satu hal jelas: era Sommer di Inter Milan hampir mencapai garis finis.

Leave a Reply