Tomas Palacios kini terancam didegradasi ke skuad Inter U-23 apabila terus menolak hengkang pada bursa transfer Januari ini.
Menurut laporan FCInterNews, manajemen Nerazzurri mulai kehilangan kesabaran terhadap bek tengah berusia 22 tahun tersebut, yang hingga kini gagal menunjukkan perkembangan signifikan sejak direkrut pada musim panas 2024.
Gagal Bersinar Sejak Datang ke San Siro
Palacios didatangkan Inter dari Independiente Rivadavia dengan harapan menjadi investasi jangka panjang di lini pertahanan. Namun realita berkata lain.
Pada musim debutnya di bawah arahan Simone Inzaghi, Palacios hanya mencatat tiga penampilan singkat tanpa pernah benar-benar masuk dalam rotasi utama. Situasinya bahkan memburuk musim ini.
Di era Cristian Chivu, namanya sama sekali belum muncul di lapangan. Nol menit bermain, nol kontribusi, dan nyaris tak terlihat dalam proyek tim utama.
Cedera dan Penolakan Transfer Jadi Masalah Ganda
Sejak akhir Oktober, Palacios memang sempat menepi akibat cedera hamstring. Meski kini sudah mendekati kondisi fit, peluangnya kembali masuk rencana Chivu dinilai sangat kecil.
Masalah utama justru datang dari sikap sang pemain. Palacios dilaporkan menolak beberapa tawaran dari klub luar negeri, baik di musim panas maupun awal Januari ini, dengan alasan ingin bertahan dan “berjuang” di Inter.
Namun, di tengah ketatnya persaingan dan minimnya kepercayaan pelatih, sikap tersebut justru menjadi bumerang.
Opsi Terakhir: U-23 atau Angkat Kaki
Inter kini mempertimbangkan langkah tegas. Jika Palacios terus bertahan tanpa prospek bermain, opsi menurunkannya ke tim U-23 menjadi solusi ekstrem untuk menjaga keseimbangan skuad utama.
Langkah ini bukan sekadar hukuman, melainkan sinyal kuat bahwa tidak ada tempat bagi pemain yang tak masuk rencana teknis, terlebih di klub sebesar Inter yang tengah bersaing di banyak kompetisi.
Meski demikian, Nerazzurri masih berharap menemukan jalan keluar sebelum bursa transfer Januari ditutup, demi menghindari situasi buntu yang merugikan semua pihak.

Leave a Reply