Pelatih Juventus, Luciano Spalletti memberikan penilaian jujur dan tajam soal posisi Juventus dalam peta persaingan Serie A musim ini (2025-26).
Meski Bianconeri tampil dominan dengan kemenangan 5-0 atas Cremonese di pekan ke-20, Spalletti menilai Juventus belum berada di level yang sama dengan Inter Milan dan Napoli, dua tim yang ia sebut sebagai standar tertinggi sepak bola Italia saat ini.
Juventus Manfaatkan Momentum, Tapi Belum Ujian Sesungguhnya
Juventus memang memanfaatkan peluang emas setelah tiga tim teratas, Inter, Napoli, dan Milan sama-sama tertahan imbang di pekan sebelumnya. Anak asuh Spalletti tampil agresif dan efektif, membantai Cremonese dengan skor telak.
Namun, kemenangan itu juga diwarnai sejumlah momen keberuntungan. Gol Gleison Bremer terjadi akibat defleksi tak disengaja dari tembakan Fabio Miretti.
Cremonese sempat membangun momentum lewat serangan balik Jonathan David, tetapi penalti mereka dibatalkan VAR.
Kenan Yildiz akhirnya mencetak gol dari titik putih, meski eksekusi pertamanya ditepis Emil Audero dan membentur tiang, disusul gol bunuh diri Filippo Terracciano dan sundulan Weston McKennie.
Spalletti Soroti Wasit dan Penalti Kontroversial
Dalam wawancaranya bersama Sky Sport Italia, Spalletti tak ragu mengkritik keputusan wasit.
“Menurut saya, dua penalti hari ini seharusnya tidak diberikan,” tegas Spalletti, sejalan dengan pandangan para pundit Sky Sport Italia.
Meski demikian, ia tetap mengapresiasi performa timnya yang dinilai solid dan terorganisir.
“Kami memegang kendali, kami memainkan permainan yang bagus dan terorganisir dengan baik. Kami memiliki rasa lapar yang tepat melawan lawan yang tahu apa yang mereka lakukan. Davide Nicola sangat mengenal kasta tertinggi ini dan tahu apa yang harus dilakukan skuadnya, jadi mereka terorganisir dengan baik dan siap bertarung,”
Juventus Menanjak, Tapi Level Inter dan Napoli Masih Jauh
Hasil ini membuat Juventus merapat ke peringkat Tiga klasemen Serie A, menyamai poin Roma dan Napoli di angka 39.
Namun, situasinya belum sepenuhnya mencerminkan kekuatan sebenarnya, mengingat Inter, Napoli, dan Milan masih memiliki satu laga tunda akibat komitmen Supercoppa Italiana.
Spalletti secara terbuka mengakui bahwa kualitas permainan Inter dan Napoli masih berada di atas Juventus.
“Saya menonton laga Inter vs Napoli. Itu adalah sepak bola level tertinggi, permainan terbuka, menyerang, penuh karakter dan ide. Mereka benar-benar merepresentasikan filosofi pelatihnya,” ujar Spalletti.
Ia menambahkan bahwa Juventus harus melakukan peningkatan signifikan dan cepat jika ingin sejajar dengan dua raksasa tersebut.
“Saya pikir kami perlu banyak berkembang untuk mencapai level mereka, dan kami perlu mengambil langkah itu dengan cepat.”

Leave a Reply