Menjelang laga tunda (recupero) Serie A melawan Lecce pada Kamis (15/1/2026) pukul 02.45 WIB, sebuah kabar mengejutkan datang dari kamp latihan Inter Milan.
Pelatih Cristian Chivu mengambil keputusan yang tidak lazim dan memicu perdebatan di kalangan pengamat sepak bola Italia.
Alih-alih menggenjot fisik pemain dengan latihan taktis sehari sebelum pertandingan, Chivu justru memberikan hari libur total bagi skuat Nerazzurri.
Laporan Sky Sport: Pendekatan yang Tidak Biasa
Menurut laporan eksklusif dari Sky Sport, persiapan Inter menuju San Siro kali ini akan terlihat sangat berbeda.
Biasanya, sesi latihan sebelum laga (vigilia) adalah momen sakral bagi pelatih untuk mematangkan strategi bola mati dan organisasi pertahanan.
Namun, besok tepat satu hari sebelum laga Inter vs Lecce, tidak akan ada aktivitas latihan di Appiano Gentile.
Chivu telah resmi memberikan instruksi bahwa seluruh pemain bebas dari tugas latihan.
Mengapa Chivu Memilih Meliburkan Pemain?
Keputusan ini tentu mengundang tanya. Dalam kacamata sepak bola modern yang sangat menuntut fisik, memberikan hari libur di masa persiapan pendek dianggap sebagai sebuah perjudian.
Namun, ada beberapa alasan logis di balik strategi “berani” ini:
1. Pemulihan Mental (Mental Refresh): Mengingat jadwal Serie A yang padat, kelelahan mental seringkali lebih berbahaya daripada kelelahan fisik. Chivu tampaknya ingin pemainnya tampil dengan pikiran yang segar.
2. Kepercayaan Tinggi pada Skuat: Dengan memberikan kebebasan, Chivu menunjukkan bahwa ia sangat mempercayai profesionalisme para pemainnya untuk menjaga kondisi secara mandiri.
3. Manajemen Beban (Load Management): Untuk laga tunda yang dimainkan di tengah pekan, istirahat total bisa menjadi kunci untuk menghindari cedera otot yang sering menghantui tim-tim besar.

Leave a Reply