Performa Piotr Zielinski bersama Inter Milan terus menuai pujian. Kali ini, apresiasi datang dari sosok yang paham betul dinamika lini tengah Serie A, Massimo Ambrosini.
Mantan gelandang AC Milan itu secara tegas menyebut Zielinski sebagai titolare alias starter utama dalam skuad Inter saat ini.
Dalam program Elastici yang diproduksi Cronache di Spogliatoio, Ambrosini mengulas secara mendalam dampak signifikan Zielinski terhadap permainan Nerazzurri, baik dari aspek fisik, teknis, hingga kontribusi ofensif.
Zielinski Kembali ke Level Tertinggi
Ambrosini menilai bahwa Zielinski telah kembali ke kondisi terbaiknya, terutama secara fisik.
Setelah sempat diragukan soal kebugaran, gelandang asal Polandia itu kini tampil solid dan konsisten.
“Dari sudut pandang fisik, saya sepakat bahwa Zielinski telah kembali ke level tinggi,” ujar Ambrosini.
Tak hanya kuat secara fisik, Zielinski juga dinilai unggul saat menerima bola dengan punggung menghadap gawang, sebuah kualitas krusial dalam sistem permainan Inter yang menuntut progresi cepat dari lini tengah.
“Dia memiliki kualitas bermain dengan punggung menghadap gawang, mampu menerima bola dan punya kemampuan untuk berbalik badan,”
Aliran Bola Tak Pernah ke Belakang, Inter Lebih Progresif
Salah satu poin utama yang disoroti Ambrosini adalah mentalitas progresif Zielinski. Bersamanya, aliran bola Inter menjadi lebih tajam dan agresif.
“Dengan Zielinski, bola hampir tidak pernah kembali ke belakang,” jelas Ambrosini.
Karakter ini membuat Inter lebih sering menyerang ke area berbahaya, sekaligus memaksimalkan kekuatan utama tim di sisi kiri. Nama Federico Dimarco dan Alessandro Bastoni disebut sebagai pemain yang paling diuntungkan dari kehadiran Zielinski.
“Dia menghubungkan permainan ke bagian terbaik Inter, yaitu Dimarco dan Bastoni, yang dengannya memiliki lebih banyak kesempatan untuk maju,”
Koneksi Sempurna dengan Dimarco dan Bastoni
Zielinski mampu menghubungkan lini tengah dengan sisi kiri Inter secara lebih efektif.
Kombinasi segitiga antara Zielinski-Dimarco-Bastoni menciptakan variasi serangan yang sulit ditebak.
Menurut Ambrosini, kehadiran Zielinski memberi Dimarco dan Bastoni lebih banyak opsi untuk maju, tanpa kehilangan keseimbangan permainan.
Lebih Tajam Dibanding Mkhitaryan
Ambrosini juga membandingkan Zielinski dengan Henrikh Mkhitaryan, gelandang berpengalaman yang selama ini jadi pilar Inter. Meski sama-sama cerdas dalam membaca permainan, Zielinski dinilai memiliki naluri gol yang lebih kuat.
“Dibanding Mkhitaryan, Zielinski punya lebih banyak gol di kakinya,” tegas Ambrosini.
Zielinski tak hanya menunggu peluang, tetapi menciptakan peluangnya sendiri, baik dengan kaki kanan maupun kiri. Fleksibilitas inilah yang membuatnya menjadi ancaman nyata dari lini kedua.
“Dia menciptakan peluangnya sendiri melalui pengembangan permainan, baik dengan kaki kanan maupun kiri,”
Status Tak Terbantahkan: Zielinski Adalah Starter Utama
Dengan semua kualitas tersebut, Ambrosini tak ragu menyimpulkan satu hal penting:
“Saat ini, tanpa diragukan lagi, dia adalah pemain inti.”
Pernyataan ini memperkuat posisi Zielinski sebagai salah satu elemen kunci Inter Milan dalam perburuan target besar musim ini, baik di Serie A maupun kompetisi Eropa.

Leave a Reply