Lautaro Martinez membuka tahun 2026 dengan cara yang paling meyakinkan. Gol, assist, determinasi, dan gestur kepemimpinan, semuanya berpadu dalam satu malam sempurna saat Inter Milan menundukkan Bologna 3-1 pada pekan ke-18 Serie A 2025-26.
Sang kapten benar-benar menunjukkan arti leader a tutto campo, pemimpin di setiap sudut lapangan.
Gol Penutup dari Performa Spektakuler
Satu gol yang dicetak Lautaro menjadi “semakin sempurna” setelah penampilan luar biasa penuh pengorbanan.
Meski sempat menyia-nyiakan dua peluang emas di babak kedua, performa kapten Inter tetap menuai pujian luas.
“Setelah penampilan seperti ini, bahkan dua peluang besar yang terbuang pun bisa dimaafkan,” tulis Corriere dello Sport.
Lautaro tampil tanpa kompromi sejak menit pertama, bahkan setelah mengalami momen traumatis di awal laga: dua jarinya terinjak lawan dan harus dibalut staf medis usai benturan keras. Namun hal itu sama sekali tidak mengendurkan kontribusinya.
Statistik Bicara: Lampaui Vieri dan Boninsegna
Gol ke gawang Bologna membuat Lautaro mencatat 6 gol dalam 5 pertandingan Serie A terakhir, sekaligus mengukuhkan posisinya di puncak daftar top skor dengan 10 gol sejauh musim ini.
Lebih dari itu, sang Toro kini:
- Mencapai Dua digit gol untuk musim ketujuh berbeda
- Melampaui Christian Vieri dan Boninsegna, yang masing-masing “hanya” mencatat enam musim dengan Dua digit gol
Sebuah pencapaian yang semakin mengukuhkan Lautaro sebagai salah satu penyerang paling konsisten dalam sejarah Inter.
Lebih dari Gol: Assist dan Gestur Kapten
Kontribusi Lautaro tidak berhenti pada gol. Sebelum mencatatkan namanya di papan skor, ia lebih dulu memberi assist cerdas untuk Piotr Zielinski, membuka jalan bagi Inter untuk mengendalikan laga.
Namun yang paling mencolok adalah gestur kepemimpinannya:
- Dari bangku cadangan, ia melompat memeluk Marcus Thuram usai gol ketiga Inter
- Ia juga menyambut masuknya Pio Esposito dan debutan muda Lavelli (kelas 2006) dengan penuh perhatian
Tindakan kecil, namun sarat makna: kapten yang hadir untuk semua, di dalam dan di luar lapangan.
Lautaro, Pemimpin Sejati Inter
“Seorang pemimpin di setiap area, bukan hanya di dalam kotak penalti,” tulis media Italia,
“tercermin dari tekadnya membawa Inter kembali mengangkat trofi setelah hampir dua tahun puasa gelar.”
Angka-angka Lautaro semakin mengesankan:
- 16 pertandingan Serie A dengan minimal 1 gol dan 1 assist
- Rekor tertinggi di Serie A saat ini
Data tersebut menegaskan satu hal: Lautaro Martinez bukan sekadar penyerang tajam, melainkan jantung dan jiwa Inter Milan.

Leave a Reply