Lautaro Martinez kembali menjadi pusat perhatian. Kapten Inter Milan tampil gemilang dan mencetak gol saat Nerazzurri menundukkan Bologna 3-1 di San Siro, kemenangan yang mengantarkan Inter kembali ke puncak klasemen Serie A.
Usai laga, penyerang asal Argentina itu berbicara kepada DAZN, menegaskan bahwa kemenangan tersebut merupakan hasil dari rencana permainan yang dieksekusi dengan sangat baik oleh seluruh tim.
Lautaro: Tekanan Tinggi Jadi Kunci Kemenangan
Lautaro mengungkapkan bahwa Inter sudah menyiapkan pendekatan agresif sejak sebelum pertandingan dimulai, dan semuanya berjalan sesuai rencana.
“Saya sudah bilang sebelum pertandingan: kami telah menyiapkan rencana permainan yang berhasil dengan sempurna,” ujar Lautaro.
“Kami memulai laga dengan kuat, memberi tekanan tinggi, dan membuat Bologna kesulitan, termasuk dalam perebutan bola kedua. Dari situ gol-gol tercipta,”
Menurut sang kapten, dominasi Inter Milan sejak menit awal bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari kerja taktis dan persiapan matang di sesi latihan.
Tiga Poin Krusial dalam Perburuan Scudetto
Lautaro juga menekankan pentingnya kemenangan ini, bukan hanya dari sisi performa, tetapi juga dampaknya terhadap klasemen.
“Tiga poin ini sangat penting bagi kami,” lanjutnya.
“Yang terpenting adalah menang. Saya pulang dengan perasaan senang,”
Dengan kemenangan ini, Inter mengirimkan sinyal kuat kepada para pesaing bahwa mereka siap bertarung habis-habisan dalam perburuan Scudetto.
Cedera Jari Tak Halangi Performa
Dalam laga tersebut, Lautaro sempat mengalami insiden di awal pertandingan ketika jarinya terinjak lawan. Namun ia menepis kekhawatiran soal kondisinya.
“Jarinya sakit, tapi cukup dibalut dan lanjut bermain,” katanya santai.
“Yang penting kami menang,”
Mentalitas inilah yang semakin menegaskan peran Lautaro sebagai pemimpin sejati di ruang ganti Inter.
Pujian untuk Thuram dan Seluruh Tim
Tak lupa, Lautaro memberikan apresiasi khusus kepada Marcus Thuram, yang juga mencetak gol dalam pertandingan ini, serta seluruh rekan setimnya.
“Saya senang untuk Thuram, dan juga untuk semua rekan setim yang setiap hari bekerja keras demi membawa Inter ke level tertinggi.”
Kekompakan dan semangat kolektif tersebut menjadi fondasi kuat bagi Inter dalam menjaga konsistensi performa sepanjang musim.

Leave a Reply