Frattesi Tolak Tawaran Fenerbahce Demi Juventus

Gelandang Inter Milan, Davide Frattesi dikabarkan telah menolak tawaran resmi Fenerbahce, karena lebih tertarik menyeberang ke Juventus.

Laporan Tuttosport mengungkap bahwa Frattesi sudah menetapkan prioritasnya. Di tengah situasi yang tak sepenuhnya ideal bersama Inter Milan, sang gelandang memilih bersabar, menunggu kemungkinan hijrah ke Turin, klub yang ia yakini bisa menghidupkan kembali perannya di level tertinggi Serie A.

Terjebak di Bangku Cadangan, Waktu Jadi Musuh Frattesi

Sejak kedatangan Cristian Chivu, peta lini tengah Inter Milan berubah. Frattesi memang tetap menjadi bagian dari skuad, tetapi menit bermainnya jauh dari kata konsisten. Ia lebih sering hadir sebagai pelapis ketimbang solusi utama.

Bagi pemain berusia 26 tahun, kondisi ini berbahaya. Bukan hanya untuk perkembangan karier, tetapi juga untuk posisinya di Timnas Italia.

Dengan Piala Dunia 2026 yang kian mendekat, Frattesi sadar satu hal: bakat saja tidak cukup tanpa jam terbang.

Padahal, kualitasnya bukan rahasia. Di era Luciano Spalletti, Frattesi pernah tampil sebagai gelandang paling produktif Timnas Italia, sebuah bukti bahwa ia mampu menjadi pembeda jika diberi peran sentral dan kepercayaan penuh.

Itulah sebabnya tawaran Fenerbahce, meski serius dan menggiurkan secara finansial, tidak cukup menggoyahkan pendiriannya. Bagi Frattesi, pindah ke Turki bukanlah langkah strategis untuk ambisi jangka panjangnya.

Juventus yang kini ditukangi Spalletti bukan sekadar tujuan, melainkan prioritas mutlak.

Harga Tinggi, Negosiasi Tak Sederhana

Namun mimpi ke Turin tidak datang tanpa rintangan. Inter Milan disebut memasang harga di atas €30 juta. Nilai ini mencerminkan status Frattesi sebagai aset penting, bahkan jika ia tidak selalu menjadi starter.

Angka tersebut membuat Juventus harus berhitung cermat. Transfer Januari dikenal rumit, dan manajemen Juventus tak ingin mengambil keputusan impulsif yang bisa membebani neraca keuangan klub.

Januari 2026 Akan Menentukan Arah Karier

Dengan satu tawaran sudah ditolak dan satu pintu masih terbuka, Frattesi kini berada di titik krusial kariernya. Ia telah memilih menunggu Juventus, apa pun risikonya.

Apakah Inter Milan bersedia melunak? Apakah Juventus akan mengambil langkah konkret sekarang atau menunggu musim panas? Jawabannya akan segera terungkap.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*